Jenis-jenis Bahan Kulit Untuk Membuat Jaket Kulit

Jenis-jenis Bahan Kulit Untuk Membuat Jaket Kulit – Pada saat ini tentunya, jaket kulit bukan hanya populer digunakan oleh kaum pria saja, namun wanita pun kini juga tidak ketinggalan, menggunakan jaket kulit dalam aktifitas sehari-hari. Selain tampilannya yang sangat modis untuk dikenakan, jaket kulit juga melindungi kita dari panas yang menyengat serta udara dingin yang menerpa. Jaket kulit ini akan menjadi sangat berguna ketika kita bekerja diruangan kerja ber AC, di pesawat, mobil, dan juga saat berkendaraan menggunakan sepeda motor.

Jaket kulit sekarang juga telah menjadi gaya hidup dan kebutuhan sehari-hari orang-orang, baik dalam pergaulan, ataupun dalam acara-acara khusus, seperti pentas musik, reuni, dan sebagainya. Model yang ditawarkan pun sangat beragam, ada yang bergaya casual, hingga sampai bergaya formal, seperti jas atau blazer.

Dalam membuat jaket kulit, penggunaan bahan dalam pembuatannya tidaklah sembarang bahan. Bahan yang biasanya digunakan adalah kulit sapi. Kulit sapi menjadi bahan yang paling umum untuk digunakan karena tekstur dan karakteristiknya sangat cocok untuk dijadikan sebuah jaket.

Selain kulit sapi, ada juga bahan yang digunakan selain dari kulit sapi, yaitu menggunakan kulit domba. Jaket kulit domba asli merupakan jaket kulit dengan kualitas yang terbaik. Berikut ini adalah ciri-ciri jaket kulit domba yang asli:

  • Ciri utama dari jaket berbahan kulit domba adalah kelenturan.
  • Akan terasa nyaman saat digunakan dan tidak kaku.
  • Jaket kulit dari bahan kulit domba memiliki pori-pori yang kecil.
  • Tidak memiliki bau (apabilapengolahan kulitnya sempurna).
  • Tidak memiliki banyak sambungan kain, karena biasanya domba memiliki ukuran cukup besar hampir seperti sapi.
  • Warna asli akan berwarna cukup terang, tentu akan menjadi warna gelap, hitam, atau coklat, dengan melewati proses pewarnaan.

Dibandingkan dengan 2 bahan sebelumnya, ada juga bahan yang lebih murah dalam pembuatannya, yaitu jaket kulit yang berbahan kulit kambing.

Karakteristik yang ada pada kulit kambing ini biasanya lebih beraroma khas daripada sapi atau domba. Dengan adanya permukaan kulit yang lebih berpori, dan agak sedikit kaku. Harganyapun bisa dibilang jauh lebih murah dari kulit domba, dan kulit sapi. Kulit kambing ini seringkali banyak di gunakan untuk campuran jaket sport.

Jaket kulit pada dasarnya dapat dikatakan menjadi salah satu pakaian mewah yang harus dirawat dengan baik dan benar. Apabila cara menyimpannya tidak benar, tentunya dapat menyebabkan berbagai kerusakan permanen pada kulit.

Permukaan jaket yang terlihat kotor sudah seharusnya untuk dibersihkan sebelum menimbulkan bintik-bintik pada jaket kulit dan menjadi sulit untuk dibersihkan dengan mencuci biasa. Pastikan juga untuk selalu menjauhkan jaket kulit dari bahan-bahan kimia yang dapat merusak tekstur bahan jaket kulit itu sendiri.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *